Globalonenews my.id, Sigli – Hut Hari Jadi Pidie yang akan digelar 18 September 2025.
Persiapan untuk pagelaran di Gedung Pidie Convention Center (PCC) Sigli ini sudah hampir rampung.
Perayaan ke-514 ini direncanakan akan lebih meriah dibandingkan perayaan pertama pada tahun 2024, dan akan dibuka langsung oleh Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H.
Mengangkat tema “Mulia Ngen Reusam, Meugah Ban Adat, Meusyuhu Lam Syariat”, serangkaian acara telah disiapkan untuk Milad ke-514 Pidie. Berbagai kegiatan yang memadukan unsur budaya, sosial, dan ekonomi akan berlangsung sepanjang pekan:
13-20 September 2025: Pameran Pembangunan/Expo dan UMKM, Pentas Seni, Adat dan Budaya, serta Pelayanan Kesehatan, Bakti Sosial dan Kemanusiaan. 14 September 2025: Sepeda Santai dan Senam.
14-19 September 2025: Permainan Rakyat. 15 September 2025: Ziarah Makam Sultan Ma’rufsyah.
16 September 2025: Peringatan HUT Pramuka, Penyerahan Ikan Segar, Bahan Olahan Ikan, dan Sosialisasi Gemar Ikan.
17 September 2025: Pembukaan Acara Hari Jadi ke-514 Pidie oleh Bupati Pidie, Seminar Internasional Manuskrip Pidie, dan Sidang Paripurna Istimewa DPRK Pidie.
18 September 2025: Perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.
19 September 2025: Khanduri Laot.
20 September 2025: Pawai Budaya, Malam Anugerah Budaya Sekaligus Penutupan Acara.Pameran Pembangunan dan Expo UMKM sebagai Motor Penggerak Ekonomi.
Menurut Cut Afrianidar, Ketua Bidang Pameran Pembangunan dan Expo UMKM sekaligus Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Pidie, perayaan ini bukan sekadar pesta rakyat, melainkan sarana strategis untuk menampilkan capaian pembangunan, mempromosikan potensi unggulan lokal, dan memperluas peluang investasi.
Pemerintah Kabupaten Pidie telah menyediakan 30 unit tenda untuk Pameran Pembangunan dan Expo UMKM, yang akan diisi oleh berbagai SKPK, BUMN, komunitas, dan UMKM.
"Event ini bertujuan untuk mendukung peningkatan pendapatan UMKM dan IKM, memperkenalkan produk-produk lokal, hingga membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha, BUMN, BUMD, maupun perbankan," jelas Cut Afrianidar.
Pameran ini akan menghadirkan stand OPD, perusahaan swasta, lembaga keuangan, hingga UMKM lokal yang siap menampilkan inovasi dan produk unggulannya. Selain itu, masyarakat juga akan disuguhkan hiburan rakyat, pertunjukan seni, dan atraksi budaya lokal.
"Pameran Pembangunan dan Expo UMKM 2025 ini bukan hanya menjadi puncak kemeriahan Hari Jadi ke-514 Pidie, tetapi juga motor penggerak ekonomi daerah yang semakin maju dan inklusif," tegas Cut Afrianidar.
Dengan tema "Mulia Ngen Reusam, Meugah Ban Adat, Meusyuhu Lam Syariat", pameran ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mempromosikan dan meningkatkan potensi daerah, serta memperkuat nilai-nilai budaya dan agama di Kabupaten Pidie.
Penetapan Hari Jadi Berdasarkan Kajian Sejarah MendalamKetua Panitia Pelaksana Hari Jadi ke-514 Pidie, Drs. Samsul Azhar, yang juga Sekda Pidie, menjelaskan latar belakang penetapan hari jadi.
"DPRK Pidie telah mengesahkan Hari Jadi Pidie ke-513 melalui Rapat Paripurna Istimewa pada 20 September 2024, dan juga telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Pidie No. 36 Tahun 2024 tentang Hari Jadi Pidie," ujarnya.
Penetapan ini didasarkan pada kajian sejarah yang dimulai saat Kerajaan Pedir menjadi sebuah Kerajaan Islam yang berdaulat.
Oleh karena itu, Hari Jadi Pidie jatuh pada tanggal 18 September 1511 M, yang bertepatan dengan 22 Jumadil Akhir 917 H.
Proses penetapan ini melalui beberapa tahapan penting, termasuk Focus Group Discussion (FGD) dan Seminar Raya, yang melibatkan tokoh adat, masyarakat, dan ahli sejarah.
Antusiasme masyarakat Pidie terlihat jelas, bahkan sepekan sebelum acara dimulai dari pedagang dan berbagai permainan anak sudah memadati sekitar lapang.***
Social Footer